5 Mitos Dan Fakta Kandungan Kafein

ZonaSeru.id - - Kafein yang terdapat dikopi atau teh sudah dijadikan bagian penting dalam kehidupan sehari-sehari. Bahkan, banyak orang yang beranggapan kalau bangun pagi tanpa kopi atau teh bagaikan hidup tanpa sinar matahari.

Dua minuman ini mengandung kafein tersebut dianggap berfungsi sebagai penunda kelelahan dan dapat membantu kita tetapter jaga serta fokus. Namun demikian, meski dapat menunda rasa lelah, kafein juga dikenal memiliki banyak efek samping bagi kesehatan, termasuk anggapan sebagian orang, bahwa kafein dapat menimbulkan efek ketagihan hingga dikenal sebagai minuman tak bermanfaat bagi kesehatan. Naah, daripada kita menerka-nerka kebenarannya, masri kita simak mitos dan fakta seputar kafein berikut ini:

1 dari 5 halaman

1. Kafein menyebabkan insomnia.

1. Kafein menyebabkan insomnia.

Banyak orang yang beranggapan kalau setelah minum kafein, khususnya minuman dari bahan kopi, ia akan menjadi insomnia atau sulit tidur. Hal tersebut adalah sebuah mitos, dikarena tubuh manusia dapat menyerap kafein dengan cepat, namun proses metabolisme dalam tubuh pun juga berlangsung secara singkat. Proses pengolahan kafein ini melibatkan hati dan rata-rata membutuhkan waktu empat sampai lima jam untuk menguras kafein yang dikonsumsi dari dalam tubuh. Setelah 5 jam, 75% kafein akan hilang secara berangsur. Namun, ini tergantung dengan seberapa banyaknya kafein yang kita konsumsi dan sensitivitas tubuh kita.

2 dari 5 halaman

2. Kafein dapat menghilangkan stres

2. Kafein dapat menghilangkan stres

Salah!! Justru malah sebaliknyalah yang benar. Kafein dapat membantu meningkatkan stress pada orang-orang dengan adanya rasa cemas dan akan menambah penderitaan pada orang-orang yang mengalami kepanikan.

Baca Juga : 5 Fakta tentang Sperma, Kaum Adam Harus Tahu Ini

3 dari 5 halaman

3. Kafein melancarkan pencernaan

3. Kafein melancarkan pencernaan

Banyak orang yang percaya mengonsumsi makanan atau minuman dari bahan kafein,terutama bahan dari kopi,mampu melancarkan pencernaan. Namun, berbagai penelitian tidak mengonfirmasi pandangan tentang ini, terutama karena kopi dapat membuat proses pencernaan makanan lain menjadi lebih sulit. Sensitivitas setiap orang  berbeda terhadap kopi juga relevan dalam kasus ini.

4 dari 5 halaman

4. Kafein adalah zat adiktif

4. Kafein adalah zat adiktif

Mitos!! Tergantung berapa banyak jumlah kafein yang kita dikonsumsi. Kafein memang dikenal dapat sebagai stimulant untuk sistem saraf pusat, sehingga jika dikonsumsi secara teratur dan berkelanjutan dapat menyebabkan ketergantungan ringan. Dikarena hal itulah, sebagian para ahli mempertimbangkan efek kecanduan dari kafein. Ketika kafein dikonsumsi secara teratur dan berkelanjutan lalu dengan cepat dihentikan, maka akan menimbulkan gejala tak nyaman yang berlangsung selama satu sampai beberapa hari bagi kesehatan.

Baca Juga : 7 Sifat Yang Disukai Wanita Dari Pria Pecinta Kopi

5 dari 5 halaman

5. Kafein adalah candu

5. Kafein adalah candu

Banyak orang yang mengeluhkan saat mereka berhenti mengonsumsi kafein secara tiba-tiba akan menimbulkan beberapa gejala pada tubuh, seperti kelelahan atau rasa letih, mengantuk atau lemas, sakit kepala ataupun iritasi. Gejala-gejala tersebut biasanya muncul setelah 12-14 jam dari gelas minuman kafein terakhir yang kita konsumsi dan gejala-gejala tersebut secara bertahap akan hilang sepenuhnya setelah satu minggu dan banyak mengkonsumsi air putih.

Patut diperhatikan, tidak hanya kafein saja, apapun jenis makanan dan minuman yang kita konsumsi secara berlebihan tentunya akan memberikan efek buruk untuk tubuh dan kesehatan kita.

Apa Pendapatmu?

Artikel Terkait