Menjelang Lebaran Sudah Siapkah Kalian Mendapatkan Pertanyaan "Kapan Nikah" ?

ZonaSeru.id – Tak terasa lebaran tinggal menghitung hari. Disaat lebaran ini biasanya dijadikan moment untuk melakukan mudik ke kampong halaman agar dapat bersilaturahmi bersama orang tua dan kerbat lainnya. Bagi kalian yang sampai saat ini belum menikah, namun sudah memiliki pekerjaan dan berusia matang tentu saja akan sering ditanyai "Kapan menikah?" oleh sanak keluarga. Bahkan bukan hanya sekali, setiap bertemu sanak dan kerabat, pertanyaan itu akan sangat sering muncul ditelinga.

Menurut Psikolog klinis di Ad Familia Indonesia Mona Sugianto berkata bahwa pertanyaan kapan menikah adalah hal biasa pada kebudayaan timur. Terutama bagi masyarakat Indonesia, karena menurut mereka menikah adalah status yang penting.

Namun masalahnya adalah, masing-masing orang mempunyai jalan hidup berbeda. Ada yang belum mau menikah karena belum siap, dan ada juga yang ingin tetapi malah belum mendapatkan pasangan.

Disaat orang merasa terancam, yang akan muncul adalah mekanisme bertahan. Rasa ingin melindungi diri supaya harga diri sebagai manusia tidak terganggu oleh pertanyaan itu, tutur Mona.

1 dari 2 halaman

Ada Tiga tipe orang dalam merespons

Mona mengatakan ada tiga tipe kepribadian orang saat merespons pertanyaan kapan nikah, yaitu :

Pertama, adalah orang yang menjawab dengan santai atau easy going.

Orang berkepribadian pertama ini biasanya tidak akan terlalu ambil pusing dengan pertanyaan tersebut. Karena menurut mereka, menikah atau tidak menikah tetap tidak akan memperngaruhi dirinya.

Kedua, adalah tipe orang penghindar. Orang-orang seperti ini sebisa mungkin akan menghindari pertanyaan tersebut.

Bisa dengan berpura-pura sakit saat sedang kumpul keluarga, atau secara sengaja menghindari orang-orang tertentu yang sering rese menanyakan pertanyaan tersebut.

Baca Juga 8 Jenis Pria Yang Bisa Kamu Bawa Kerumah Untuk di Perkenalkan ke Keluarga

2 dari 2 halaman

Ketiga, yaitu pribadi yang melawan. Tipe ketiga ini tidak akan menghindar ketika mendapat pertanyaan tersebut tetapi menjawab dengan agresif, yaitu emosi atau marah.

Tips menjawab pertanyaan “Kapan Nikah”

Setelah mengetahui tipe-tipe orang dalam merespons pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda juga mengetahui tips menjawab pertanyaan kapan menikah tersebut.

Mona pun memberikan tips agar orang-orang yang seperti Anda ini, yang belum menikah bisa menjawab dengan penuh humor atau easy going saja.

Pertama, tetap berpikiran positif terhadap pertanyaan tersebut. Ya, anggaplah orang itu tidak berniat jahat melainkan punya maksud positif.

Kedua, mempersiapakan jawaban. Dengan menyiapkan alternative jawaban, secara otomatis Anda telah siap jika pertanyaan itu muncul dari kerabat dan saudara.

Dengan mengetahui cara menangkalnya, sekarang Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan mood di hari kemenangan. Anda bisa lebih memaknai arti dari Idul Fitri tersebut. Semoga tips ini bermanfaat bagi kalian semua.

Berikan Pendapatmu

Artikel Terkait