Sebuah Pulau Di Jepang Melarang Wanita Untuk Berkunjung Ke Pulau Ini! Mengapa ?

ZonaSeru.id - MaxNyoos.com – Jepang merupakan kota salah satu Negara yang berkembang, biasanya dikenal dengan film-film anime dan komik-komiknya. Namun Jepang juga memiliki budaya dan keindahan alam yang luar biasa. Namun dibalik itu semua ternyata terdapat sebuah pulau yang memiliki aturan yang sangat ketat. Salah satunya dengan melarang kaum Hawa untuk menginjakkan kaku di pulau tersebut, aturan tersebut sehingga membuatnya sangat kontroversial.

Nama pulau tersebut adalah Okinoshima. Pulau ini masih menerapkan tradisi keagamaan Shinto, dan aturan yang melarang perempuan untuk dating tersebut sudah ada sejak zama kuno loh. Bahkan laki-laki juga harus berhati-hati ketika berkunjung kesana, karena pakaian mereka harus dilucuti dan mengikuti ritual pemurniaan sebelum tiba di sana.

Tidak hanya sampai disitu, mereka yang berkesempatan untuk berkunjung pun tidak diperkenankan untuk mengambil apapun sebagai souvenir saat akan meninggalkan pulau, bahkan sekalipun itu dedaunan. Mereka pun tidak diperbolehkan untuk mempublikasikan rincian mengenai perjalanan mereka saat dipulau Okinoshima.

Seluruh penjuru pulau Okinoshima dianggap sebagai tanah suci oleh masyarakat disana. Populasi yang ada didalam pulau terdiri dari pendeta Shinto dan para muridnya yang memelihara kuil yang merupakan bagian dari Munakata Grand Shrine.

Orang-orang inilah yang menegakkan larangan untuk kaum hawa berkunjung ke Okinoshima, tetapi tidak diketahui pasti apa yang menjadi alasan larangan tersebut.

Menurut Ryo Hashimoto Penulis dari Japan Times "Ada berbagai penjelasan mengenai larangan tersebut, tetapi beberapa mengatakan, alasannya menstruasi bisa mengotori situs tersebut," .

"Shinto menganggap darah menstruasi sebagai najis," tuturnya.

Alasan lain juga mungkin karena perjalanan untuk menuju pulau yang dianggap berbahaya, karena perempuan dianggap sebagai pembawa keturunan sehingga para kaum hawa dilarang untuk bepergian kesana.

Okinoshima sendiri terletak di sepanjang rute perdagangan penting antara Jepang dan Semenanjung Korea di antara abad ke-5 dan ke-9. Biasanya para pelaut akan datang dan berhenti dipulau untuk berdoa dan memberikan persembahan sebagai wujud meminta perlindungan dari para dewa 

1 dari 1 halaman

Okinoshima Menarik Perhatian UNESCO?

Setelah selama berabad-abad, Okinoshima telah mengumpulkan sekitar 80 ribu pernak-pernik yang berharga yang dianggap harta nasional.

Itulah mungkin mengapa pulau ini menarik perhatian UNESCO. Bahkan badan dunia sedang mempertimbangkan memberikan status World Heritage untuk pulau tersebut pada Juli 2017 mendatang. Jika demikian, tentu saja Okinoshima akan banyak menarik perhatian dunia dan sehinggan banyak membuat wisatawan penasaran. Alhasil, larangan kunjungan kaum hawa pun akan terus menjadi masalah.

Untuk saat ini, pulau tersebut hampir tidak pernah dikunjungi. Para kaum priapun hanya diperbolehkan datang sekali setahun yaitu pada 27 Mei untuk hadir dalam festival yang diadakan sebagai wujud hormat kepada roh-roh prajurit Jepang dan Rusia yang gugur dalam pertempuran di laut Jepang pada tahun 1905.

Tentu saja terdapat pertentangan atas aturan hanya laki-laki yang dapat berkunjung ke Okinoshima, salah satunya datang dari kelompok Hindu yang tahun lalu menolak pemberian status World Heritage oleh UNESCO, kecuali pulau tersebut mencabut larangan kaum hawa untuk dating kesana.

Namun penolakan tersebut tidak terlalu mendapat sorotan. Menurut sorang pejabat dari Munakata, Taisha “Pulau tersebut akan tetap sama dan tidak berubah, bahkan sekalipun pulau itu terdaftar sebagai situs warisan dunia”. Takayuki Ashizu juga selaku kepala pendeta dari Munakata Grand Shrine juga setuju dengan pernyataan Taisha.

"Kami tetap tidak akan membuat Okinoshima terbuka untuk umum, biarpun jika pulau ini masuk dalam daftar warisan budaya UNESCO. Karena orang-orang tidak harus mengunjunginya untuk sekedari menuntaskan rasa ingin tahunya saja.

Dan pemerintah prefektur Fukuoka telah mempertimbangkan solusi dimana pemerintah akan menyiapkan sebuah fasilitas yang dapat memberikan pembelajaran atau wawasan tentang pulau tersebut, sehingga wisatawan tidak benar-benar harus berkunjung ke pulau terebut jika hanya ingin sekedar mengetahuinya saja.

Demikianlah ulasan mengenai pulau terlarang bagi kaum hawa yang terdapat di Negara Jepang. Untuk info-info menariknya sahabat dapat memfollow media social kita. Sampai jumpa :)

Berikan Pendapatmu

Artikel Terkait