Shock Mengetahui Pacarnya Sudah Menikah dan Punya Anak, Gadis Ini Lompat Dari Lantai 3 Gedung Apartemennya

ZonaSeru.id - MaxNyoos.com - Patah hati memang menyakitkan.

Tapi sesakit apapun itu, kita harus tetap move on dan melanjutkan hidup.

Akan tetapi, ada beberapa kasus dimana seseorang yang patah hati tidak bisa menanggung semuanya dan lebih memilih untuk mengakhiri hidupnya saja.

Seperti yang terjadi pada gadis remaja 19 tahun asal Tiongkok ini.


Baca Juga : Terlalu Lama Bersauna, Orang ini Mengalami Koma dan Kerusakan pada Organ Tubuhnya


Melansir Daily Mail, gadis yang tidak disebutkan namanya itu memanjat beranda lantai 3 gedung apartemennya di Hangzhou.

Ia pun mengancam akan melompat.

1 dari 5 halaman
Percobaan bunuh diri (Daily Mail)

Gadis itu berkata pada orang-orang di sekitarnya bahwa ia akan melompat.

Beberapa petugas keamanan dikerahkan ke lokasi dan mencoba untuk menghentikannya.


Baca Juga : Wanita Ini Nekat Lepaskan Semua Bajunya di Depan Umum, Ternyata Ini Masalahnya

2 dari 5 halaman
Percobaan bunuh diri (Daily Mail)

Meski sudah dirayu, gadis itu pun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dan terjun bebas.

3 dari 5 halaman
Percobaan bunuh diri (Daily Mail)

Beruntung, petugas pemadam kebakaran dengan cepat memasang bantalan udara besar di bawah gedung.

Si gadis pun bisa mendarat dengan aman di atasnya.


Baca Juga : Ini Alasan Mengapa Kamu Menangis Saat Nonton Film Sedih, Bukan Karena Cengeng!

4 dari 5 halaman
Percobaan bunuh diri (Daily Mail)

Tidak diketahui apakah gadis yang sedang patah hati itu memang berniat mendarat di bantalan ataukah ia memang ingin bunuh diri.

5 dari 5 halaman
Percobaan bunuh diri (Daily Mail)

Bantalan udara itu sendiri memiliki ukuran sekitar panjang 7,5 meter dan tinggi 2,75 meter.

Bantalan itu mampu meredam tubuh seseorang yang jatuh dari ketinggian gedung lantai 10.


Baca Juga : Ngakak, Inilah 25 Chat Lucu Abang Gojek Dengan Para Customernya


Dilaporkan bahwa bantalan seperti ini sangat diperlukan untuk setidaknya 17 insiden dalam sebulan dari Juni 2005 sampai Mei 2012.

Alat itu bisa dikembangkan dalam hitungan menit.

Gadis itu bisa saja benar-benar kehilangan nyawanya jika para petugas pemadam kebakaran tidak berpikir cepat dan menggunakan alat tersebut.


Sumber

Berikan Pendapatmu

Artikel Terkait